Jakarta - Di era yang menuntut mobilitas tinggi, memiliki kendaraan pribadi menjadi pilihan dibanding menggunakan transportasi publik. Namun dengan keadaan tersebut juga menyebabkan kondisi lalu lintas yang semakin padat serta adanya risiko yang menyertai. Baik itu kecelakaan akibat kelalaian sendiri, ataupun orang lain. 
 
Risiko cidera maupun kematian dapat dikurangi dengan cara meningkatkan aspek keamanan, namun risiko kerusakan kendaraan ketika terjadi musibah seringkali tidak terhindarkan, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat. Risiko kehilangan kendaraan juga sering terjadi akibat tindakan pencurian. 
 
Dikarenakan keadaan tersebut, memiliki perlindungan asuransi kendaraan menjadi kebutuhan yang diperlukan oleh setiap pemilik kendaraan. Memiliki perlindungan asuransi kendaraan tidak hanya memberikan rasa aman, namun juga dapat melindungi keadaan finansial apabila terjadi musibah, memberikan jaminan perlindungan kendaraan, serta fitur layanan tambahan lainnya.
 
Terdapat banyak produk asuransi kendaraan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Namun, sebelum Anda mengambil keputusan dalam memilih produk asuransi kendaraan, ada baiknya mengetahui perbedaan produk yang nantinya ditawarkan seperti penjelasan berikut.
 
All Risk (Comprehensive): Merupakan jenis perlindungan yang melindungi kendaraan dari segala risiko kehilangan maupun kerusakan yang terjadi baik itu sebagian maupun Total Loss. Seperti baret, tabrakan, tergelincir, kebakaran sampai dengan kerusakan parah atau hilangnya kendaraan akibat pencurian. Asuransi jenis ini melindungi mobil dari berbagai kerusakan. Mulai dari kerusakan minor, seperti penyok atau terbaret, sampai dengan kerusakan parah atau hilangnya mobil. Tersedia opsi tambahan atau perluasan untuk jenis Asuransi All Risk, yaitu perluasan jaminan seperti Personal Accident (PA), Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH III), Terorisme, Kerusuhan/Huru Hara/Pemogokan, Banjir dan Gempa Bumi. Beberapa pengertian mengenai perluasan jaminan seperti Personal Accident (PA) adalah merupakan asuransi yang memberikan perlindungan kecelakaan terhadap diri sendiri. Sementara TJH III adalah perlindungan asuransi terhadap pertanggungjawaban yang harus dilakukan pemegang polis apabila menabrak seseorang secara tidak sengaja. Serta perluasan jaminan lainnya yang tercantum diatas.
Total Loss Only (TLO): Asuransi TLO merupakan jenis perlindungan yang hanya menjamin risiko kehilangan dan kerusakan yang biaya perbaikannya lebih dari 75% dari harga kendaraan yang berada di pasaran saat ini. Asuransi TLO dapat diklaim apabila bentuk kendaraan sudah tidak dapat dilakukan perbaikan.
 
Yuk segera lindungi kendaraan Anda dari risiko-risiko yang dapat terjadi kapanpun dan dimanapun bersama PT. Binasentra Purna!

Komentar